Chevening Scholarship in The UK

Your Chevening Application Questions

Halo semuanya.

Sudah lebih dari satu setengah bulan sejak pendaftaran Beasiswa Chevening 2018-19 dibuka, apakah Anda sudah mengirim aplikasi untuk sekolah ke Inggris gratis ini?

Sejumlah pembaca SurvivingUKMasters.com dan peminat Beasiswa Chevening berkirim email menanyakan beberapa hal terkait rincian proses pendaftaran, mulai dari kapan saat mengikuti tes IELTS sampai trik memilih prioritas universitas tujuan. Sila baca-baca ringkasan berikut, siapa tahu informasinya berguna juga untuk Anda.

Dalam situs Chevening disebutkan bahwa sertifikat IELTS dan LoA Unconditional bisa dilampirkan saat tahap selanjutnya, yaitu wawancara. Ada hal yang belum saya pahami, – apakah LoA tersebut harus kita lampirkan saat submit pendaftaran awal sebelum 7 November? Karena beberapa universitas di UK baru membuka pendaftaran untuk tahun ajaran 2018/2019 bulan Oktober. Dan proses untuk pendaftaran tersebut minimal satu bulan (Dhita Ayomi)

TIDAK. Cukup sertakan pilihan proritas universitas Anda. Kecuali kalau sudah punya hak deferral (mengundurkan tahun masuk kuliah setelah sebelumnya dinyatakan diterima. Misalnya daftar tahun ini tapi mau dipakai untuk tahun ajaran depan).

Saya tertarik soal bahasan pilihan uni, namun ada yang masih belum saya pahami bagaimana teknis pemilihan uni, terutama di teknis apply ke uni masing2nya. Aplikasi ke Uni apakah bisa dilakukan secara pararel untuk ketiga pilihan uni? (Helmi Ishartanto)

YES. Lebih cepat daftar ke uni lebih baik, sepanjang syarat sudah terpenuhi. Bahkan ada beberapa uni yang bisa tetap melakukan proses aplikasi meskipun misalnya sertifikat IELTS kita sudah kadaluwarsa (lewat 2th) atau nilainya masih di bawah syarat yg diminta. Jadi ada waktu untuk dapat sertifikat baru (dengan ikut tes lagi) dan melampirkannya ke Uni kalau hasilnya sudah keluar. Biasanya Uni akan memberi tenggat (deadline) untuk pemenuhan syarat susulan ini.

Apakah pilihan prioritas akan berpengaruh terhadap peluang diterima di uni tsb? Sejauh ini uni yg menawarkan modul yg sesuai minat saya yaitu, Glasgow, Leeds, Birmingham dan Nottingham. Saya masih kesulitan untuk menentukan prioritas 1, 2 dan 3.  (Helmi Ishartanto)

Saya kurang paham maksud pertanyaan sampeyan yang ini Mas. Prioritas yang mana? Apakah Anda mendaftar di lebih dari satu jurusan di uni yang sama? Kalau iya, bisa saja Mas, saya kira fakultas yang menganggap Anda layak pasti akan berlomba menawarkan kesempatan Anda belajar di sana. Kalau tidak daftar jurusan beda di uni yang sama (jadi satu uni cuma daftar satu jurusan) malah lebih bagus karena Anda tidak perlu menjelaskan apakah uni ini pilihan pertama atau kedua dan seterusnya.

Kalau yang Anda maksud adalah apakah prioritas pilihan di aplikasi Chevening ada pengaruhnya, maka I dare say, yes. Anda akan diminta oleh Chevening untuk menjelaskan kenapa membuat daftar prioritas pilihan seperti yang Anda buat. Saya akan menyarankan supaya Anda lihat lagi dengan beberapa kriteria seperti: kesesuaian studi, minat pribadi, kondisi lapangan termasuk kesesuaian cuaca dan komunitas sesama warga Indonesia. Secara umum, ranking Uni dan jurusan yang baik, akan membantu Anda menjelaskan lebih mudah, kenapa pilih uni itu.

Misalnya, Cambridge atau Oxford, ya sebaiknya di prioritas utama. Juga Anda harus ingat bahwa prioritas menunjukkan komitmen, kalau nomor 1 pilih Nottingham, Anda akan pergi ke Nottingham kalau diterima. Kalau semua pilihan diterima, Anda tetap diharapkan milih prioritas pertama.

Apakah dengan memilih uni dengan rank yg bukan top uni akan menjamin pasti mendapatkan beasiswa chevening? (Helmi Ishartanto)

Dari mana datangnya anggapan itu? Menurut saya justru sebaliknya. Makin bagus ranking Uni Anda (dan kemudian aplikasi Anda disitu diterima), makin besar peluang lolos Chevening. Saya menganjurkan untuk always aim high: jangan milih sekolah ece-ece. Ini UK ya, yang menyediakan 15 ribu jurusan level Master’s, manfaatkan betul-betul untuk mendapat jurusan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Mumpung bisa dan tersedia. Tentu harus realistis juga. Kalau level kita pada uni papan tengah, ya jangan nekat hanya milih uni top 3 lah. Bisa dicampur: aim high and middle high. Biar tidak terlalu menyesal juga.

Saya lulusan D4 Kebidanan. Apakah lulusan D4 bisa apply Beasiswa Chevening dan apply Master Degree di UK. Kalau di Indonesia D4 kan setara dengan S1. Apakah hal ini juga bias diterima di UK? (Enik Sintadewi)

Terus terang saya tidak familiar dengan jenjang studi D4, maaf, tetapi Beasiswa Chevening sudah pernah meloloskan kandidat dengan latar belakang pendidikan D4. Menurut saya yang terpenting adalah status akademiknya: sepanjang D4 ini sama dengan status lulusan sarjana Strata1 dan bisa dibuktikan dengan dokumen kelulusan, aplikasi sangat patut dicoba. Saya akan menyarankan supaya Anda coba saja dengan memenuhi semua kelengkapan persyaratan aplikasi. Gunakan prinsip ‘kalau dia bisa kenapa saya tidak’ dan see what you can achieve.

Maaf Mau Nanya: Jumlah keseluruhan nominal beasiswa chevening selama masa belajar itu klw ditotal berapa ribu Euro ya? (Muhammad Buchori)

Nominal beasiswa Chevening besarnya bervariasi sangat tergantung dari beberapa komponen antara lain:

– universitas dan jurusan yang dipilih

– kota tempat tinggal

– asal kota di Indonesia

Secara umum, beasiswa Chevening membayari seluruh biaya sekolah (tuition fee) termasuk misalnya kalau dalam kurikulumnya mewajibkan mahasiswa untuk studi lapangan ke luar UK (tentu didahului dengan komunikasi via sekretariat Chevening). Besarnya tuition fee bisa sangat lebar rentang perbedaannya: program MSc saya dulu di UCL ‘cuma’ GBP 17,600 (per 2014) sementara sekolah di program MPP Oxford mencapai GBP33,000 (per 2015). Kalau untuk program MBA kalau tak salah diberlakukan cap (pagu biaya) yang disediakan Chevening. Rinciannya perlu dicek ke website resmi Chevening atau ditanyakan langsung ke sekretariat Chevening Indonesia. Setiap bulan ada stipend (uang bulanan) yang besarannya mencapai sekitar GBP1,200 (per 2015) untuk wilayah London dan GBP900an (per 2015). Yang saya dengar nilainya sudah naik beberapa tahun terakhir mengikuti pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Jumlah uang ini cukup untuk biaya hidup (akomodasi, makan, transport) bulanan, dan bahkan beberapa kawan yang savvy bisa simpan uang untuk shopping dan jalan-jalan ke Eropa. Dengan pengalaman saya dan teman-teman selama ini, saya bisa jamin Anda tidak perlu memikirkan kerja paruh waktu dengan jumlah uang tersebut asalkan hidup wajar, hemat dan fokus.

Kalau masih ada yang ingin ditanyakan, jangan ragu berkirim email ke survivingukmasters@gmail.com ya. Best of luck, dear fighters!

Dewi Safitri adalah penerima beasiswa Chevening 2014-2015. Dapat dikontak melalui Twitter di @pendekarsilat11

0 Comments

Leave a Reply