Chevening Extra Academics Other scholarships Scholarship in The UK

Berapa biaya cari beasiswa ke luar negeri?

 

Ini pertanyaan yang sering saya dengar saat sedang bicara tentang trik memburu beasiswa. Tapi sepertinya tidak banyak dibahas orang.

Satu hal, orang sering mengaitkan pencarian beasiswa sebagai sebuah proses ‘perjuangan’  –  memberi kesan bahwa yang terjadi bukan kejadian fisikal tapi transcendental. Apalagi kalau kemudian melibatkan unsur ‘banyak doa’ dan ‘lagi hoki’ –  seolah pengeluaran dalam bentuk rupiah tak perlu dikalkulasi.

Sesungguhnya, tentu saja cari beasiswa banyak berurusan dengan persyaratan materiil. Mulai dari lembaran dokumen, mendaftar sekolah sampai berangkat tes dan wawancara. Semuanya berurusan dengan ongkos dan anggaran.

Dalam hitungan sederhana, berikut adalah rinciannya:

1| biaya informasi

Anda perlu data internet untuk browsing informasi, kirim email, tanya-jawab dengan sekolah target, janjian ketemu eks pembimbing untuk cari referensi,  wawancara lewat Skype dan lain-lain. Jangan lupa Internet juga penting untuk download formula, cari contekan nulis esai motivasi dan seterusnya. Berapa seluruhnya ongkos internet ini? Supaya aman, hitung saja pengeluaran untuk kuota internet kali setahun.

2| biaya transportasi

Banyak dokumen yang harus disertakan dalam aplikasi beasiswa. Kalau cuma perlu ongkos kirim karena sebelumnya dokumen yang dibutuhkan sudah ada, ya bagus. Biasanya setelah bertahun-tahun lulus sekolah baru ketahuan belum punya transkrip nilai, atau transkrip perlu diperbarui dalam cetakan bilingual, atau hanya perlu dilegalisir. Belum termasuk referensi dan tetek-bengek lain. Untuk memastikan supaya urusan segera beres, cara terbaik sering kali harus ditempuh dengan datang sendiri ke kampus almamater. Kalau kampus ini jauh (luar kota, luar negeri) hitungan ongkos bisa membesar.

3| biaya urus dokumen

Beberapa komponen penting:

°legalisir transkrip dan ijazah bilingual

°foto kopi dan cetak macam-macam dokumen

°urus paspor (kalau belum ada)

°pas foto sesuai syarat untuk pendaftaran universitas maupun aplikasi beasiswa

4| sertifikat kelulusan tes IELTS/TOEFL

°biaya kursus (bila dianggap perlu)

°biaya beli buku persiapan ujian (bila dianggap perlu)

°mock-up ujian (bila dianggap perlu)

°biaya ujian

°biaya ujian ulang (bila dianggap perlu)

5| daftar universitas

Ada universitas yang memang minta uang pendaftaran banyak juga yang gratis. Pilih yang gratisan bisa saja, tapi pikirkan juga bahwa untuk jurusan yang kita benar benar taksir, pengorbanan uang pendaftaran ini perlu. Semacam investasi. Biasanya terjangkau juga kok.

6| Visa dan tes kesehatan

Begitu dinyatakan diterima. Jadi meski uang keluar, rasanya tetap bahagia….

Jadi berapa besar biaya untuk cari beasiswa sampai lolos? Sila hitung sendiri dengan menyesuaikan komponen di atas. Beda orang beda tempat beda jurusan beda level bahasa Inggris semua akan memberi konsekuensi biaya berkaitan. Yang penting makin serius usaha akan makin efisien biaya yang di keluarkan.

Best of luck!

Dewi Safitri adalah penerima beasiswa Chevening 2014-2015. Dapat dikontak melalui Twitter di @pendekarsilat11. Foto milik British Council.

0 Comments

Leave a Reply