Academics Life Chevening Scholarship in The UK Your Questions

Ganti bidang studi untuk jenjang Master’s di UK

Saya lulus studi Akuntansi S1 dan kemudian kerja di bidang perbankan selama enam tahun terakhir. Setahun ini saya nyambi jadi guru sekolah SMP darurat (untuk siswa dari keluarga sangat miskin, suka rela tidak dibayar): tiap Sabtu-Minggu mengajar Bhs Inggris, Bhs Indonesia untuk siswa kelas 1 dan 2. Saya merasa kerasan dan bersemangat tiap kali mengajar anak-anak ini. Masalahnya saya merasa background pendidikan saya tidak sesuai untuk memahami teknik dan karakter mengajar yang tepat untuk mereka. Saya tertarik mencoba cari beasiswa termasuk ke Inggris untuk studi S2 jurusan Pendidikan. Saya ragu mengirim aplikasi dan ingin minta bantuan bagaimana saya bisa pindah jurusan studi dari Akuntansi ke Pendidikan dan tetap lolos beasiswa?

Martiwi Handari, Jatibening

Banker yang jadi guru SMP darurat, kudos to you, Martiwi!

Kalau Anda ragu, saya justru yakin Anda sudah mengantongi bekal yang sangat baik untuk lolos kompetisi beasiswa: calon pemimpin masa depan yang mampu memberi kontribusi pada komunitasnya.

Idealnya, tentu studi untuk master’s (juga doktoral) adalah bidang linear dengan jenjang sebelumnya. Dari Akuntansi mungkin ke keuangan dan perbankan internasional, atau bisnis internasional, atau sejenisnya. Tetapi lintas bidang studi tidak haram dalam sejarah studi master’s termasuk dalam aplikasi beasiswa seperti Chevening. Saya termasuk yang punya pengalaman lintas studi: dari studi Ilmu Ekonomi dan Studi pembangunan di S1 melintas ke Studi Science Technology in Society di program master’s-nya. Kuncinya hanya satu: bagaimana Anda meyakinkan baik pihak universitas maupun sekretariat beasiswa bahwa pilihan Anda ini bukan saja masuk akal, tetapi juga penting.

Dengan latar belakang cerita di atas saya menilai soal aplikasi tinggal detil teknis saja. Untuk aplikasi beasiswa Chevening, Anda akan ditanya tentang kesesuaian bidang studi yang Anda pilih dengan jenjang karir Anda sebelumnya dan alur karir yang Anda rencanakan untuk masa depan.

Anda bisa jelaskan, misalnya, bahwa Anda memilih studi bidang Pendidikan berdasar pengalaman mengajar anak-anak sekolah darurat yang kurang beruntung dibanding anak-anak umumnya di Indonesia. Anda bisa elaborasi dengan fakta dan data tentang kualitas pendidikan dasar dan menengah (Dikdasmen) di Indonesia, bagaimana hak wajib belajar belum dirasakan merata semua anak Indonesia. Dari situ Anda bisa menjelaskan kenapa penting bagi Chevening agar memberikan beasiswa pada Anda demi kebaikan anak didik pada program Dikdasmen ini.

Sebutkan juga bahwa meskipun kelihatan menyimpang jauh dari ilmu akuntansi, studi ekonomi tersebut telah membantu Anda membuat analisa dan berpikir kritis tentang cara-cara yang mungkim diterapkan dalam sistem pengajaran yang efisien di sekolah darurat seperti yang Anda jalani selama ini. Jadi ilmu akuntansi dan ekonomi secara umum tidak jadi modal yang sia-sia dalam karier selama ini dan rencana karier mendatang.

Dengan beasiswa, Anda bisa jelaskan bahwa ilmu yang Anda pelajari kelak bukan cuma bermanfaat untuk anak-anak didik yang sekarang jumlahnya hanya xxx tapi bisa di satu kelurahan atau kecamatan atau bahkan kabupaten, misalnya, karena kelak Anda ingin sharing ilmu itu pada para pendidik/voluntir lain di kota Anda.

Yang patut dicatat adalah beasiswa ini kelak akan jadi sebuah tanggung jawab. Apakah Anda akan meninggalkan dunia perbankan untuk menekuni dunia mengajar atau tetap seperti sekarang ini? Kalau ya, apa alasannya, dan kalau tidak bagaimana Anda menjelaskannya. Sekali lagi perjelas jawaban Anda dengan argumen yang logis dan meyakinkan. Saya percaya kalau Anda sungguh-sungguh, Panitia Beasiswa Chevening akan melihat kesungguhan itu dan memberi penghargaan yang setimpal.

Best of luck, Martiwi!

PS – ini adalah foto tampak depan bangunan main quad University College London. Jurusan Pendidikannya (UCL Institute of Education) menurut QS ranking adalah yang terbaik di dunia. Kredit foto: Tra M Pham – mahasiswi PhD pada Primary Care and Population Health UCL

1 Comment

  1. BuPres memang oye, saya banggah pernah satu organisasi…

Leave a Reply